Senin, 29 Agustus 2011

hanya logika memilih

Dalam beberapa kesempatan yang telah dijalani ada beberapa peninjauan yang dilakukan serta coba untuk mencari sumber yang dapat memperjelas seluruh kaitan hukum akan perbuatan yang kita jalani,

1. dalam budaya kita sering kita menyanjung/menghormati orang yang telah tiada. Apakah tidak lebih baik kita memuji atau mendukung kinerja orang yang masih berada di dunia ini. walau dalam kenyataannya orang yang kita dukung ataupun puji tidak lepas dari kesalahan setidaknya kesalahan itu bisa diperbaiki dan bisa dirubah menjadi satu yang lebih baik.

2. Sering kali juga kita selalu ingin membuat bahagia orang yang telah tiada, dalam kehidupan sehari-hari, kita sering lihat makam orang tua dibangun menggunakan marmer, mendoakan orang tua diatas makamnya dan menjadwalkannya mengunjungi makam disetiap perayaan hari besar. Apakah tidak lebih baik kita bangun rumah orang tua kita semsih hidup walau hanya sebatas satu ruangan ataupun satu halaman (karena mungkin dengan alasan budget yang jauh dibanding membangun sebuah makam). atau apakah tidak lebih baik kita membuatkan jadwal rutin pengajian ataupun jadwal rutin pergi ke mesjid sekedar mendoakan orang tua kita. dan apakah tidak lebih baik kita setiap ada kesempatan mengunjungi orang tua kita selagi ,asih ada sekedar untuk menyampaikan salam bakti kita kepada mereka.

Dalam 2 hal saja diatas lepas dari setuju dan tidaknya penulis lebih memilih melakukan hal secara logika saja, karena beberapa pencarian banyak sekali perbedaan pendapat mengenai hukum2 yang berbeda pendapat. tapi penulis belum menemukan tulisan ataupun keterangan larangan untuk hal2 dibawah:

1. memuji, mendukung (tentu dalam kebijakan yg benar), mengkritik (menjadikan sesuatu yang lebih baik) untuk orang/pemimpin yang masih ada.

2. mebahagiakan orang tua kita selagi masih ada, memperindah rumahnya sebagai tempat istirahat yang nyaman untuk beribadah dan mengisi hidupnya dengan tenang, mendoakannya disetiap ruang dan waktu , dan mengunjungi kerumahnya ketika mereka masih ada. (dengan tidak mengurangi rasa hormat kepada mereka yang berkunjung berdoa diatas makam).



1 komentar:

  1. Rasulullah SAW sendiri memuji para sahabatnya , Abu Bakar dipuji sebagai yang paling pengasih, Umar yang paling keras membela agama, Utsman yang paling pemalu dan Ali yang luas ilmunya..begitupun ketika sahabatnya melakukan kesalahan maka Rasulullah SAW akan menegur mereka dengan baik - baik..membahagiakan orang tua adalah penting, bahkan meskipun berbeda agama ( semisal kisah Sa'ad ) maka tetaplah orang tua harus diperlakukan dengan baik...sudah jadi khas manusia sadar sesuatu yang berharga ketika sudah tiada..jadi selagi masih hidup bahagiakanlah orang tua kita..aamiinn

    BalasHapus